Musim haji masih berlangsung, gw saat itu meminta ijin dari Manager hotel tempat gw kerja di hotel Nawazi Al Fath tuk pergi liburan selama 3 hari mulai awal bulan muharam.
Baca juga : Dibalik Video Ini, Ajakan Ke Kota Makkah
Tanggal 1 Muharam 1939 H (21 September 2017), gw pergi dengan salah satu resepsionis hotel Nawazi Al Fath yang akan mudik pulang ke rumahnya di Madinah. Sesampainya di sana, gw temuin ‘sedulur’ sekampung yang sedang menginap di hotel dekat masjid Nabawi, lantas pulangnya tanggal 4 Muharam bersama Manager hotel yang juga akan pulang ke Mekkah.
Pada awalnya dijadwalkan pulang tanggal 3 Muharam, tapi karena Manager kan pulang esok harinya, gw ditawarin pulang bareng dengan beliau. Bonus 1 hari liburan tanpa potong gaji kerja. Akhirnya kita pulang bareng deeh….😉
Rute Perjalanan Hijrah

Napak Tilas
Awalnya, ada sedulur sekampung yang sedang menjalankan ibadah haji di Tanah Suci, Mekkah ini. Tahun 2017, sebut saja Kang Uci dengan Istrinya Yu Rofikoh, Bi Wadag, Wa Tonah, beserta rombongan lainnya…..hehehe….dah lupa siapa-siapanya maah!
Kebetulan saat itu rombongan haji dari Yordania yang menginap di hotel Nawazi Al-Fath sudah berangkat ke kota Madinah di malam hari, 18 September 2017. Setelah 2 hari, Hotel tempat gw kerja itu mulai sepi, dan beberapa staff hotel seperti, resepsionis ada yang libur pulang kampung ke Madinah.
Seminggu sebelumnya, gw dah minta ijin ke Manager Hotel gw, Mr. Abo Muatafa. Tuk pergi Ziazrah ke kota Madinah selama 3 hari, Alhamdulillah beliau mengijinkan.
Eh, beliau juga menawarkan tuk pergi bareng Akhi Ali, resepdionis yang mo pulkam itu. Keliatannya dia terpaksa siiih, tapi karena permintaan langsung dari Pak Manager Hotel. Yah, di-iya-in juga ma dia.
Awalnya memang hendak pergi berbarengan dengan jamaah haji rombongan sedulur eretan, tapi apa daya. Jadwal kerja masih ON .
Tepat tanggal 21 September 2017, gw berangkat memulai perjalanan hijrah pertama kali mengunjungi kota kelahiran Nabi, Madinah. eeeh, gak bisa mampir ke jabal Tsur, karena kan tinggi pula perlu beberapa jam tuk mendakinya. Kan ini dah modern, gak perlu laah jalan naik onta kek jaman dulu! ( sssst….ini kan dibahas di blog lainnya yah, Mendaki Jabal Tsur Situs Persahabatan Abadi)
Dan kami berangkat berdua mengendarai mobil pribadi, mampir istirahat tuk shalat Ashar juga isi bensin trus makan siang, sampai di Madinah kita mampir dulu ke Masjid Quba tuk shalat Maghrib dan Isha.
Masjid Quba, Masjid pertama yang dibangun Rasulullah SWT setibanya di kota Madinah.
Tempat yang Dikunjungi
Setibanya di Kota Madinah, Berhenti ke Masjid Quba trus gw ya pergi ke Hotel Badr Al Anbariya tempat menginap sedulur eretan di situ. Esok harinya, setelah sahalat subuh lanjut ke kamar hotel dan shalat dhuhur di Masjid Nabawi. Dilanjutkan gw beli tiket bus tuk kelilingi kota Madinah.
Tempat yang dikunjungi :
- Masjid Quba
- Masjid Nabawi
- Masjid Omar Bin Khatab
- Masjid Ghumamah
- Masjid Abu Bakkar Shiddiq
- Madinah Municipality
- Museum Hijaz
- Masjid Qiblatain
- Masjid Sab’ah atau Masjid 7
- Masjid Bilal Bin Rabah
- Museum Al-Qur’an
- Museum Asmaul Husna
- Museum Nabi
- Restoran Indonesia
Selebihnya, bisa kalian lihat di Video atas yah, sob!
Galeri Photo
Sampai situ kisah perjalanan hijrahku ke kota Madinah. Nantikan kisah lainnya yah!









